Thursday, February 2, 2012

Wanita Telanjang Dada Saat Berdemonstrasi





    Kelompok
    feminis Ukraina, Femen, berunjuk rasa di depan gedung sidang pengadilan
    mantan Perdana Menteri Yulia Tymoshenko, Selasa, 16 Agustus 2011. Dua
    aktivis Femen naik ke kendaraan polisi dan bertelanjang dada. 






    Aksi
    aktivis yang biasa berunjuk rasa dengan telanjang dada ini mengejutkan
    sejumlah polisi yang berjaga-jaga dekat demonstrasi kelompok pendukung
    Tymoshenko.



    Dua aktivis Femen menaiki atap mobil van tahanan polisi yang parkir di
    depan pengadilan kota Kiev. Mereka lalu melucuti pakaian mereka dan
    berteriak ke polisi. Mereka juga mengecam politisi di Ukraina yang
    menurut mereka seharusnya berada di dalam kendaraan yang mereka naiki.



    "Kendaraan ini dipesan untuk para bandit," ujar mereka di atas kendaraan tersebut sebelum polisi naik dan mengamankan mereka.



    Protes tersebut dilakukan di tengah persidangan Tymoshenko yang dituduh
    melakukan penyelewengan kekuasaan terkait kontrak gas dengan Rusia pada
    2009 ketika dia masih menjadi perdana menteri. Presiden Viktor
    Yanukovich mengatakan kontrak tersebut merugikan Ukraina karena harga
    gas impor terlalu tinggi.



    Femen biasa berunjuk rasa menyuarakan hak-hak perempuan. Mereka juga
    menyoroti berbagai masalah termasuk menentang wisata seks di Ukraina
    sampai perlakuan wanita di Timur Tengah.



    Femen mengambil posisi antikemapanan di Ukraina dan pernah mengkritik
    Tymoshenko sebagai politisi di masa lalu. Mereka juga mengkritik
    Yanukovich terkait pernyataan Yanukovich tentang wanita sehingga mereka
    berunjuk rasa.



    Aktivis Femen yang tidak ikut unjuk rasa, Alexandra Shevchenko,
    mengatakan demonstrasi tersebut ditujukan untuk mengingatkan Yanukovich
    bahwa "ketika mereka memenjarakan oposisi, kendaraan penjara juga
    dipesan untuk mereka".



    Juru bicara Kepolisian Kiev mengatakan dua wanita muda yang bertelanjang
    dada saat unjuk rasa telah ditahan atas tuduhan hooliganisme. Keduanya
    bisa terkena teguran atau sanksi.

     
    Klik di Bawah Untuk Bersedekah






No comments:

Post a Comment