Sunday, August 28, 2011

Indonesia, Polandia & Monaco, siapa yang duluan menggunakan merah putih?






    Polandia
    Bendera Polandia terdiri atas
    dua garis horizontal dengan lebar yang sama, bagian atas putih dan
    bagian bawah merah. Dua warna tersebut didefinisikan dalam konstitusi
    Polandia sebagai warna nasional.




    Putih dan merah secara resmi diadopsi
    sebagai warna nasional pada tahun 1831. Hal itu didasarkan atas
    tincture (warna) khas dari lambang dua negara konstituen Persemakmuran
    Polandia-Lituania, yaitu Elang Putih dari Polandia dan The Pursuer of
    Lituania, seorang ksatria berkulit putih yang menunggangi kuda putih
    lengkap dengan perisai merah.

    Sebelum itu, tentara Polandia memakai kombinasi berbagai warna. Bendera
    nasional secara resmi diadopsi pada tahun 1919. Sejak tahun 2004, Polish
    Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei.






    Monaco
    Bendera nasional Monaco terdiri
    atas dua strip horizontal yang sama, merah (atas) dan putih (bawah).
    Warna Merah dan Putih sudah menjadi corak khas The House of Grimaldi
    paling tidak semenjak 1339, namun dengan desain yang berubah-ubah..
    Desain dua warna diadopsi pada tanggal 4 April 1881, di bawah pimpinan
    Pangeran Charles III.




    Bendera Monako yang asli (berbentuk
    sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara
    versi sebelumnya di tengahnya) sudah digunakan sejak awal kerajaan ini
    berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode
    1793-1814. Bentuknya kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4
    April 1881.






    Indonesia
    Bendera nasional Indonesia, yang
    dikenal sebagai Sang Saka Merah Putih ("Merah Putih") didasarkan pada
    bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 di Jawa Timur.

    Bendera itu sendiri diperkenalkan dan dikibarkan secara resmi di
    hadapan dunia pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17
    Agustus 1945. Desain bendera masih tetap sama sampai sekarang.




    Warna merah putih berasal dari
    bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Kemudian, warna-warna itu
    dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan para nasionalis di awal abad
    20 sebagai ekspresi nasionalisme melawan Belanda. Bendera merah-putih
    dikibarkan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah
    pemerintahan Belanda, bendera itu dilarang berkibar. Sistem ini diadopsi
    sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika
    kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu.




    Ada juga cerita lain tentang
    bendera Indonesia, yang secara signifikan berhubungan dengan bendera
    Belanda. Di bawah kolonialisme Belanda, setiap urusan menggunakan
    bendera Belanda (merah-putih-biru). Sedangkan bendera Indonesia dilarang
    digunakan. Sebagai simbol perlawanan terhadap Belanda, kaum nasionalis
    Indonesia dan gerakan kemerdekaan merobek bendera Belanda. Mereka
    merobek bagian bawah bendera, dan memisahkan warna merah dan putih dari
    warna biru. Alasan utamanya adalah karena biru pada bendera Belanda
    dipahami sebagai berdiri untuk aristokrasi "berdarah biru". Sebaliknya,
    warna merah mewakili darah yang tertumpah dalam Perang Kemerdekaan,
    sedangkan putih bisa dipahami untuk melambangkan kemurnian Indonesia.




    Nama resminya adalah Sang Merah
    Putih sesuai dengan Pasal 35 UUD 1945. Bendera ini juga biasa disebut
    Bendera Merah Putih, Sang Dwiwarna, atau Sang Saka Merah Putih. Bendera
    Pusaka adalah bendera yang dikibarkan di depan rumah Soekarno beberapa
    saat setelah dia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17
    Agustus 1945. Bendera Pusaka ini adalah dijahit oleh Ibu Fatmawati
    Soekarno, dan dikibarkan setiap tahun di depan istana presiden pada saat
    upacara hari kemerdekaan. Namun, karena dianggap terlalu rapuh, Bendera
    Pusaka dikibarkan untuk yang terakhir kalinya pada 17 Agustus 1968.




    Merah berarti keberanian, sedangkan
    putih berarti kemurnian. merah tersebut merupakan tubuh manusia atau
    kehidupan fisik, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia atau
    kehidupan rohani. Bersama-sama mereka berdiri untuk melengkapi manusia.




    Secara tradisional, sebagian besar
    masyarakat Indonesia telah menggunakan merah dan putih sebagai warna
    suci mereka, pencampuran warna gula (warna merah berasal dari gula
    kelapa atau Gula aren) dan beras (berwarna putih). Sampai hari ini,
    keduanya merupakan komponen utama masakan Indonesia setiap hari.
    Rupanya, penduduk Kerajaan Majapahit juga menggunakan konsep ini dan
    dirancang sebagai bendera merah dan putih.




    Note : Kerajaan majapahit berdiri tahun 1293







    KESIMPULANNYA

    Polandia menggunakan corak bendera putih-merah pada tahun 1831

    Monaco menggunakan corak bendera merah-putih pada tahun 1339 (itupun desainnya masih berubah-ubah)

    INDONESIA, menggunakan corak bendera MERAH PUTIH sejak jaman Kerajaan Majapahit berdiri tahun 1293!!



    INDONESIA adalah yang PERTAMAX
    menggunakan bendera MERAH PUTIH dan tidak pernah mengalami perubahan
    desain bendera. Walaupun sering terjadi pergolakan di dalam negeri,
    perubahan sistem pemerintahan, penjajahan oleh kaum imperialisme, MERAH
    PUTIH akan tetap berkibar!! MERDEKA!!!!




                      


    sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5200020                               
    Klik di Bawah Untuk Bersedekah






No comments:

Post a Comment